Minggu, 30 Oktober 2011

ETIKA BERINTERNET

ETIKA BERINTERNET

Internet dikenal sebagai komunitas yang tidak mengenal aturan. Dalam internet semua orang berhak bertindak,berinisiatif, berkreasi apa saja tanpa ada yang melarang dan menentang. Internet bersifat bebas ! Namun meskipun bersifat bebas dan terbuka, ternyata berinternet juga memiliki batasan-batasan yang musti kita perhatikan. Batasan-batasan atau etika tersebut berupa tata tertib berinternet yang sering disebut Nettiquette! Seperti halnya berkomunikasi melalui surat analog atau bertatap muka, berkomunikasi dengan e-mail butuh etika yang dinamakan Nettiquette (atau Netiket = netter etiket). Bisa dibayangkan, hampir setiap hari ada jutaan e-mail dikirimkan dan diterima oleh begitu banyak orang.
Maka jika salah-salah kata, bisa berakibat fatal. Tapi memang sangat menyebalkan, jika kita menerima pesan e-mail yang pengirimnya menggunakan huruf kapital, mengirim kembali seutuhnya pesan-pesan yang kita kirimkan, atau menjawab pertanyaan panjang kita, dengan ucapan, "saya kira begitu", atau "betul." Nah, untuk mencegah hal itu terjadi, ada baiknya kita mengetahui beberapa di antaranya:
  1. Perlakukan e-mail secara pribadi
Jika seseorang mengirim informasi atau gagasan secara pribadi, tidak sepatutnya kita mengirimnya ke forum umum, seperti kelompok grup, atau mailing-list. Email pada dasarnya adalah alat komunikasi personal.
  1. Jangan Membicarakan Orang Lain
Jangan membicarakan orang atau pihak lain, apalagi kejelekan- kejelakannya. Berhati-hatilah terhadap apa yang anda tulis. E-mail memiliki fasilitas bernama "Forward", yang mengizinkan si penerima akan meneruskannya (forward) ke orang lain.
  1. Jangan gunakan huruf kapital
Seperti halnya membaca suratkabar, atau surat, membaca pesan e-mail yang menggunakan huruf besar/kapital yang berlebihan tidak enak dilihat. Tapi di samping itu, terutama dalam tata krama berkomunikasi dengan email/chat, penggunaan huruf besar [kapital] biasanya dianggap berteriak. Mungkin saja maksudnya hanya untuk memberi tekanan pada maksud Anda.
  1. Jangan terlalu banyak mengutip
Hati-hati dalam melakukan balasan (reply). Fasilitas 'Reply' dari sebagian besar program mailer biasanya akan mengutip pesan asli yang Anda terima secara otomatis ke dalam isi surat Anda. Jika harus mengutip pesan seseorang dalam jawaban e-mail, usahakan menghapus bagian-bagian yang tidak perlu, dan hanya menjawab bagian-bagian yang relevan saja.
  1. Jangan gunakan CC (copy carbon)
Jika Anda ingin mengirim mail ke sejumlah orang (misalnya di mailing-list), usahakan atau hindari mencantumkan nama-nama pada baris CC. Jika Anda melakukan hal itu, semua orang yang menerima e-mail Anda, akan bisa melihat alamat-alamat e-mail orang lain. Umumnya orang tidak suka bila alamat e-mailnya dibeberkan di depan umum. Selalu gunakan BCC (blind carbon copy). Dengan cara ini setiap orang hanya bisa melihat alamat e-mailnya sendiri.
  1. Jangan gunakan format HTML
Jika Anda mengirim sebuah pesan penting ke rekan Anda, jangan gunakan format HTML tanpa Anda yakin bahwa program e-mail rekan Anda bisa memahami kode HTML. Jika tidak, pesan Anda sama sekali tidak terbaca atau kosong. Sebaiknya, gunakan plain text.
  1. Jawablah Secara Masuk Akal
Jawablah setiap pesan e-mail secara masuk akal. Jangan menjawab dua tiga pertanyaan dalam satu jawaban. Apalagi, menjawab pesan e-mail yang panjang lebar, dan Anda menjawab dalam satu kata: "Good." Wah, ini sangat menyebalkan.
  1. Sebaiknya untuk efisiensi penggunaan kata, gunakan singkatan yang sudah lazim digunakan
Untuk efisiensi penggunaan kata, frase atau istilah By the Way (= ngomong-ngomong) bisa disingkat menjadi BTW. In My Opinion (=menurut hemat saya) bisa disingkat IMO. Because (=karena) bisa disingkat menjadi 'coz. Penggunaan kata sapa Bahasa Inggris misalnya, kalimat How are you?, bisa diganti menjadi How R U? Kalimat "Menurut hemat saya" bisa diganti menjadi IMHO (In My Humble Opinion) dan sebagainya.


Hidup di zaman serba digital dengan segala kemudahannya ternyata mempunyai aturan main yang sangat signifikan. Jika salah langkah, bisa - bisa anda malah terjebak dalam masalah. Oppss..! jangan sampai, deh!
Etika Chatting :
  • Jangan pernah memberikan informasi personal secara mendetail saat di ruang chatting.
  • Jangan menyetujui untuk bertemu dengan teman chatting anda (kopi darat), sampai anda benar - benar yakin mengenai orang tersebut.
  • Pilih nickname yang tidak menunjukkan jati diri anda. Lebih aman memakai nama Selly_cantik daripada selly_jakarta.
  • Jangan malas untuk membaca ketentuan dan aturan yang berlaku pada ruang chatting tersebut.
  • Berhati - hati lebih baik daripada menyesal kemudian.
Etika ber- Email :
  • Jangan pernah meneruskan junk mail.
  • Jika anda mendapatkan email hoax atau penipuan, jangan diteruskan kepada teman anda. Untuk mengetahui kebenarannya, pastikan berita tersebut melalui sumber yang terpercaya, bisa coba di www.snopes.com.
  • Apabila mendapatkan peringatan mengenai sebuah virus dari email, hati - hati, bisa jadi virusnya adalah email itu sendiri.
  • Jika anda ingin membalas sebuah email dalam bentuk forward, pastikan anda tidak mengirim pada semua alamat email dalam daftar.
  • Hindari mengirim attachment (lampiran) dalam ukuran file yang besar ke banyak email, bisa - bisa email tersebut nyangkut karena tidak semua email punya kapasitas yang besar.
Etika Aktif di Forum :
  • Baca aturan dan panduan untuk tiap ruang chatting, forum atau komunitas online sebelum anda memulai.
  • Lindungi privasi, jangan gunakan nama lengkap dan hindari menanyakan nama lengkap lawan bicara.
  • Hindari bahasa yang menyinggung orang lain atau berbau SARA. Jika dilakukan terus, anda akan dikeluarkan dari forum dan masuk daftar tak diinginkan.
  • Hindari flame war, ini adalah bentuk “adu mulut” via internet.
  • Hindari menggunakan huruf besar semua, karena ini bisa diartikan sebagai bentuk teriakan.
  • Jika anda posting pada sebuah forum, pastikan belum ada thread topik tersebut sebelumnya.

Sumber : Cosmopolitan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar